Makanan Konsumsi Rasulullah

Rasulullah adalah manusia yang sehat dan memiliki pola makan yang sehat pula. Makanan yang beliau konsumsi pun memiliki sisi kandungan gizi dan nutrisi makanan yang tepat dan sesuai. Tidak ada salahnya kita mempelajari apa saja makanan yang Rasulullah konsumsi sehari-hari. Di antaranya:

Gandum

Makanan pokok yang dikonsumsi Rasulullah adalah gandum sya’ir (kasar). Beliau juga biasa mengkonsumsi gandum lain seperti burr, qamh, hinthah, dan selainnya. Gandum memiliki karbohidrat dan  protein. Gandum diolah menjadi tepung terigu. Di negeri kita gandum diproses menjadi roti, mie, dan semisalnya.

Di antara bentuk gandum yang diolah di zaman Nabi adalah talbinah. Talbinah adalah bubur gandum yang lembut menyerupai susu. Dalam hadis talbinah dapat menguatkan hati orang yang sedang sakit dan menghibur hati orang yang sedang bersedih.

Di antara bentuk lainnya adalah tsarid. Tsarid adalah makanan spesial di masa Rasulullah, yaitu roti gandum yang dipotong-potong lalu dicampur dengan kaldu sayuran dan daging. Rasulullah mengumpamakan Aisyah seperti tsarid sebagai bentuk pujian.

Kurma

Rasulullah mengatakan rumah yang tidak ada kurmanya membuat penghuninya kelaparan. Hal ini menunjukkan kurma selain gandum adalah makanan pokok saat itu. Kurma mengandung zat besi, zat gula, protein, lemak, dan selainnya. Rasulullah biasa menyantap kurma dengan mentimun.

Daging

Di antara daging yang pernah Rasulullah makan adalah daging kambing. Rasulullah sangat menyukai paha kambing. Beliau juga pernah memakan kambing bakar (kambing guling). Rasulullah juga biasa makan daging unta. Beliau pun pernah memakan daging ayam dan kelinci. Selain dimasak langsung Nabi juga memakan daging yang diawetkan dengan cara dijemur dan diasinkan seperti dendeng. Rasulullah juga pernah memakan daging ikan paus.

Labu

Rasulullah menyukai labu. Beliau jika makan roti dengan hidangan berkuah labu dan dendeng beliau mencari-cari labu. Labu adalah sayur yang rendah kalori, mengandung vitamin dan cukup serat. Labu juga ramah di lambung.

Cuka Buah

Seperti labu, cuka buah adalah kesukaan Rasulullah. Bukan cuka pempek Palembang hehe. Beliau pernah berkata lauk terbaik adalah cuka buah. Cuka buah memiliki banyak manfaat seperti menurunkan berat badan, mengatur kadar gula darah, menurunkan kadar kolesterol, dan selainnya.

Keju

Rasulullah terkadang juga menyantap hais, keju aqith yang dicampur kurma dan samin (minyak dari lemak hewan) dan terkadang juga keju tanpa campuran.

Ampas Makanan

Rasulullah menyukai ampas atau sisa makanan. Maksudnya adalah sisa makanan yang melekat di panci. Seperti di negeri kita kerak nasi atau kulit roti. Hal ini menunjukkan kerendahan hati beliau dan sikap tidak boros atau tabdzir. Ampas makanan seperti ini pun lebih dicerna sistem metabolisme karena kematangan yang tinggi.

Madu dan Manisan

Rasulullah menyukai madu dan manisan (halwa). Halwa adalah segala hal yang manis dan menyerupai manisan. Sebagian juga mengartikan halwa sebagai infused water, air campuran buah yang manis, seperti kurma dan selainnya yang didiamkan 1-2 hari.

Dari sini kita bisa menyimpulkan betapa variasi makanan Rasulullah. Beliau menyatukan antara karbo dengan protein, karbo dengan lemak, protein dengan lemak, atau karbo saja, protein saja, dst. Hal ini dikenal sebagai manipulasi kalori yang baik untuk metabolisme tubuh dan tidak menyebabkan penambahan berat badan.

Sumber referensi utama:
Diet Dalam Islam – Ust. Abu Umar Basyier

Prabumulih
Senin Siang, 1 Shafar 1444 / 29 Agustus 2022
Hari keempat kena demam (masa pemulihan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *