[Puisi] Ibu, Aku Mencintaimu

Ibu..
Aku tak mau seperti mereka..
Yang menyebut namamu setahun sekali saja..
Yang mengingatmu tanggal 22 Desember saja..
Yang mengucap kata cinta untukmu saat hari ibu tiba saja..

Ibu..
Aku ingin selalu menyayangimu tanpa henti..
Selalu menyebut namamu di dalam doaku..
Selalu mengingat wajah teduhmu yang selalu kuatkan aku..

Ibu..
Aku selalu meminta kepada Allah..
Agar tutur kataku tidak pernah menyakiti hatimu..
Agar tingkah lakuku tiada pernah membuatmu terluka..

Ibu..
Aku telah membaca puluhan puisi tentangmu..
Tentang hatimu yang seputih embun pagi hari..
Beragam cerita tentang kisah heroik kepahlawananmu..

Ibu..
Aku juga mendengar perihal perjuanganmu..
Berlaksa pendar-pendar kebaikan yang ada di dalam dirimu..
Juga kasih sayangmu yang tiada batas, tak bertepi..

Akan tetapi..
Itu tidaklah menggambarkan kasih sayangmu..
Tidak seujung kuku, tidak pula sebutir debu..
Tidak seperlima, tidak juga sepersepuluh..

Ibu..
Aku merindukanmu..
Izinkan aku berbakti kepadamu sepenuh hatiku..
Izinkan aku mencintaimu sepanjang hayatku..

Karya: Roni Nuryusmansyah

Malam minggu, 8 Shafar 1434 H / 22 Desember 2012 M
Ketika kata-kata ibu berserakan begitu banyaknya di timeline fesbuk dan twitter

 

*source image: www.facebook.com
Bukan hanya itu..

Comments

  1. By Nur hayati

    Reply

    • By Nur hayati_Aljufri @baweanes

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *