Kisah Bertabur Hikmah Archive

Tragedi Desa Legetang

Desa Legetang adalah sebuah lembah pegunungan Dieng. Tepatnya berjarak sekitar 2 kilometer ke arah utara dari kompleks pariwisata Dieng, Kabupaten Banjarnegara. Mayoritas penduduk desa Legetang adalah para petani yang sukses. Tanah desa Legetang menghasilkan hasil panen yang kualitasnya jauh di atas hasil panen daerah lain. Bahkan tanaman yang gagal panen di daerah lain dapat panen

Hujan Turun Setelah Sholat Istisqo’

Kekeringan kembali melanda nusantara. Tak terkecuali kabupaten Jember. Sudah berbulan-bulan hujan tak kunjung turun. Hal ini memicu sebuah sekolah tinggi swasta islam di kota Jember untuk berinisiatif melaksanakan sholat istisqo’ (minta hujan) berjama’ah bersama masyarakat setempat. Kegiatan ini dimotori oleh anggota BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi’i Jember. Acara diadakan pada

Jika Engkau Mampu, Bermaksiatlah!

Manusia tercipta di atas dasar bernama “kesalahan” dan dihiasi dengan sifat bernama “lupa”. Jadi, tak mengherankan jika manusia terkadang melupakan dirinya sehingga ia terjatuh dalam gelapnya palung dosa dan tenggelam dalam derasnya arus maksiat. Berbuat aniaya dan bodoh adalah sifat dasar manusia. Kedua sifat yang sangat rentan mampu menyeret seorang hamba menerjang rambu-rambu syariat yang telah

Secercah Kisah Pengembara Kecil (Part. I)

Kelam di Awal Malam Jaket hijau yang membungkusi tubuhku tak mampu membendung tajamnya hawa dingin yang terus merasuk. Jelas saja, bagi seorang yang bertipikal mudah masuk angin sepertiku, kondisi seperti itu terasa sangat mengganggu. Aku pun menurunkan laju kendaraan beroda dua itu. Akhirnya, aku pun memarkirkan motor berkulit biru itu di bawah bayang-bayang tembok sebuah

Jejak Kepulanganku (Part. III)

Ombak menari-nari di hamparan biru selat Sunda. Bergelombang lantaran diamnya diusik oleh kapal feri putih yang kami tumpangi. Membelah tenangnya lautan menjadi gemuruh yang membuat ikan-ikan lari ke dasar. Jauh di pelupuk mata hanyalah warna biru. Luas. Seolah ia adalah ujung dunia yang tak bertepi. Pelabuhan merak semakin menjauh, lalu menghilang. Kapal-kapal besar melintang bak

Jejak Kepulanganku (Part. II)

Dingin. Begitu dingin untuk kulit orang Sumatera sepertiku. Tetesan hujan mengguyuri kota Semarang, mengetuk-ngetuk kaca jendela Bus yang berada tepat di sisi kananku. Senja mulai tenggelam, menanti malam yang telah bersiap-siap mengambil alih menyelimuti dunia.c Seolah-olah pelari estafet terakhir dalam Pekan Olahraga Nasional yang tak sabar untuk menunjukkan kemampuan sprintnya di depan beribu-ribu penonton. Lampu-lampu

Jejak Kepulanganku (Part. I)

Nafasku terengah. Terus berusaha melangkahkan kaki. Terdengar keras sandal hitamku menghentakkan bumi. Berlari menuju sebuah tempat di tepi jalan berdebu. Melewati banyak orang dengan tas-tas besar mereka. Menatap kami dengan aneh. Terkadang beberapa orang menawarkan kami untuk masuk ke dalam bus-bus besar. Tapi kami menolaknya dengan halus. Kami terus berlari mengabaikan rasa lelah dan hawa

Untaian Nasehat untuk Sang Pemberi Nasehat

Sering kita temui, terutama di masjid yang notabene penghuninya adalah ikhwah remaja yang gemar memakmurkan  masjid, mereka begitu bersemangat mengamalkan sunnah yang begitu asing dalam kacamata masyarakat awam. Bukan “sunnah” yang artinya “jika dilakukan berpahala, jika ditinggalkan tidaklah mengapa”. Jangan salah, sunnah itu memiliki banyak arti yang bervariasi, sehingga tidak bisa kita mendudukratakan semua kata

Memetik Hikmah dari Pedagang Asongan

Cerita ini saya dengar langsung dari seorang ustadz yang sekaligus dosen di kampus saya dalam muhadharah ba’da maghrib yang memang rutin diadakan di masjid kampus. Beliau bercerita, “…Pernah suatu ketika, ana dalam perjalanan dalam kereta api (Beliau berasal dari Yogyakarta) bertanya kepada seorang pedagang asongan yang menjualkan barang dagangan yang sama dengan pedagang lainnya, bahkan