Bersiap Diri Untuk Ramadan

Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhuma pernah berpetuah, “Apabila engkau berpuasa, hendaknya berpuasa pula pendengaran, penglihatan, dan lisanmu dari dusta dan dosa-dosa. Tinggalkan hal-hal yang dapat menyakiti orang lain. Hendaknya engkau berwibawa dan bersikap tenang di hari puasamu. Dan jangan engkau jadikan hari-hari puasamu sama seperti hari-hari saat engkau tidak berpuasa.”
(Al-Mushannaf – Ibnu Abi Syaibah: 8973)

Ini adalah sebuah bentuk yang indah dari bentuk-bentuk bersiap diri untuk Ramadan. Hal itu karena puasa sebenarnya disyariatkan untuk memurnikan jiwa, menyucikan hati, mewujudkan takwa, menjauhi dosa, dan memperbaiki hati, lisan, serta anggota badan.

Betapa banyak keindahan yang akan didapatkan oleh orang yang menyambut bulan Ramadan yang bertabur berkah ini, yang mempersiapkan diri dengan baik untuk memperoleh kebaikan-kebaikannya.


*) Diterjemahkan secara bebas dari tulisan Syekh Abdurrazzaq al-Badr –hafizhahullah– yang berjudul التهيؤ لرمضان dalam website resminya, al-badr.net.

Rabu, 28 Syakban 1435 H / 26 Juni 2014 M
Pasca mengantar seorang kawan ke stasiun kota Jember

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *