22 Nama Hari Kiamat

Di antara satu dari rukun iman yang enam adalah beriman kepada hari akhir. Dinamakan hari akhir karena ia hari terakhir, tak ada lagi hari sesudahnya. Allah Ta’ala juga menamainya hari kiamat, karena qiyam (berdirinya) manusia pada hari itu di hadapan Allah Ta’ala.

Allah Ta’ala menamakan hari kiamat dengan bermacam nama untuk menunjukkan pentingnya kedudukan hari tersebut, dan sebagai peringatan bagi hamba-hamba-Nya agar mereka takut dan mempersiapkan diri untuk menghadapinya.

Di antara nama-nama hari kiamat yang terdapat di dalam Alquran adalah:

  1. Yaumul Ba’ts (hari kebangkitan), karena pada hari itu manusia akan dibangkitkan dari kematiannya, menuju kehidupan di akhirat.
  2. Yaumul Khuruj (hari keluar), karena saat itu manusia akan keluar dari alam kubur mereka menuju kehidupan akhirat.
  3. Yaumul Qiyamah (hari berdiri), karena manusia pada hari itu berdiri menghadap Allah Ta’ala untuk mempertanggungjawabkan segala amalnya.
  4. Yaumud Din (hari pembalasan), karena pada hari itu makhluk akan dibalas sesuai dengan amal-amal mereka. Mereka akan memperoleh balasan dari apa yang telah mereka kerjakan di dunia. Sampai-sampai kambing tak bertanduk akan membalas kezaliman kambing yang bertanduk semasa di dunia.
  5. Yaumul Fashl (hari keputusan), karena manusia pada saat itu akan dipisahkan/diputuskan dengan keputusan yang adil.
  6. Yaumul Hasyr (hari berkumpul), karena hari itu manusia akan dikumpulkan dan digiring ke padang mahsyar, tempat perhitungan amal.
  7. Yaumul Jam’i (hari berkumpul), karena pada saat itu Allah Ta’ala mengumpulkan manusia untuk menerima balasan setimpal atas apa yang mereka perbuat di dunia.
  8. Yaumul Hisab (hari perhitungan), karena pada hari tersebut ditegakkan hisab/perhitungan terhadap manusia atas amal-amal mereka saat di dunia.
  9. Yaumul Wa’id (hari ancaman), karena saat itu ancaman Allah Ta’ala pasti terjadi atas orang-orang kafir.
  10. Yaumul Hasrah (hari penyesalan), karena orang-orang kafir akan menyesal pada hari itu. Akan tetapi penyesalan mereka tiada gunanya.
  11. Yaumul Khulud (hari kekekalan), karena kehidupan di hari itu kekal selama-lamanya.
  12. Ad-Darul Akhirah (negeri akhirat), karena ia sesudah alam dunia dan merupakan negeri terakhir yang abadi, tak ada lagi perpindahan ke alam lain.
  13. Darul Qarar (negeri ketetapan), karena di sanalah manusia akan menetap selamanya, tak ada lagi kematian.
  14. Darul Khuld (negeri keabadian), karena kehidupan saat itu adalah kehidupan yang abadi.
  15. Al-Waqi’ah (kejadian), karena hari kiamat adalah hal yang pasti terjadi, tidak diragukan lagi.
  16. Al-Haqqah (yang mengalahkan), karena hari itu mengalahkan setiap orang yang berargumen atau membela diri dengan batil.
  17. Al-Qari’ah (yang mengetuk dengan keras), karena hari tersebut mengetuk pendengaran dan hati dengan kedahsyatannya.
  18. Al-Ghasyiyah (yang membuat manusia pingsan), karena pada hari itu akan terjadi kematian/pingsan masal bagi seluruh jin dan manusia.
  19. Ath-Thammah (yang menundukkan), karena ia menundukkan/mengalahkan semua malapetaka dan bencana yang ada.
  20. Al-Azifah (yang dekat), karena hari kiamat itu dekat dilihat dari usia dunia.
  21. Yaumut Taghabun (hari mengambil bagian), karena penghuni surga akan mengambil tempat penghuni neraka (yang disiapkan di surga jika mereka beriman).
  22. Yaumut Tanad (hari saling memanggil), karena masing-masing orang akan dipanggil dengan imamnya, sebagian memanggil sebagian yang lain; penghuni surga memanggil penduduk neraka dan sebaliknya, dan ashhabul a’raf akan memanggil orang-orang yang mereka kenal.Semua nama-nama di atas menunjukkan kedudukan hari kiamat yang begitu besar, ketakutannya yang dahsyat, di mana manusia menemui kesulitan dan kengerian yang luar biasa, sampai-sampai mata terbelalak, hati terasa copot. Sebuah hati di manusia manusia akan lari dari orang yang begitu ia kasihi. Sebuah hari di mana manusia sibuk akan dirinya sendiri.Semoga Allah Ta’ala menyelamatkan kita dari kengerian hari kiamat, dan menjadikan kita manusia-manusia yang berbahagia di dunia dan terpenting di akhirat. Amin.

Penyusun: Roni Nuryusmansyah

Referensi: Al-Irsyad ila Shahih al-I’tiqad

Palembang
Ahad pagi, 1 Jumadilawal 1438 H / 29 Januari 2017 M | 07:45
Seusai kerja bakti bareng di halaman depan rumah 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *